BAB I -
PENDAHULUAN
I.1 Latar
Belakang
Sumber daya dan aktivitas yang berkaitan dengan
perusahaan merupakan suatu faktor pembentuk perusahaan yang tentunya harus
dijaga dengan sebaik mungkin. Untuk menjaga kedua faktor tersebut, diperlukan
suatu sistem yang dianggap baik bagi perusahaan. Sistem terusebut adalah sistem
pengendalian dan pengawasan, yang termasuk ke dalam fungsi manajemen.
Manajemen
dianggap baik untuk mengelola sumber daya (manusia, asset, dan informasi) dan
aktivitas perusahaan yang nantinya akan membantu perusahaan dalam mencapai
tujuannya. Dengan alasan itulah, manajemen kantor dan informasi sangat
diperlukan perusahaan.
I.2 Rumusan
Masalah
1. Apa itu tata kerja, prosedur kerja, dan pedoman kerja?
2. Bagaimana cara menyusun buku pedoman kerja?
3. Apa manfaat ditetapkannya tata kerja, prosedur kerja,
dan buku pedoman kerja?
I.3 Tujuan
Penulisan
Makalah ini dibuat dengan tujuan:
1. Untuk memberikan informasi seputar manajemen kantor
dan informasi.
2. Untuk memenuhi tugas softskill pengantar bisnis yang
diberikan Universitas Gunadarma.
BAB II – TEORI
Pengertian manajemen menurut George.R.Terry yang mengatakan bahwa
pengertian manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan
bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan
organisasional maksud yang nyata.
Tata kerja adalah langkah-langkah atau cara menyelesaikan suatu
pekerjaan se-efisien mungkin dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti:
tujuan kerja, fasilitas, tenaga kerja, waktu kerja, dan lain-lain yang
berkaitan dengan pekerjaan tersebut.
Prosedur kerja adalah rangkaian tata pelaksanaan kerja yang di atur secara
berurutan, sehingga terbentuk urutan kerja secara bertahap dalam menyelesaikan
suatu pekerjaan.
Pedoman kerja artinya sebuah panduan yang dikeluarkan secara
resmi oleh perusahaan yang berisikan pelaksanaan dalam bekerja di perusahaan
itu. Mulai dari jam masuk kerja, jam istirahat, hari libur, pemberian cuti,
pemberian ijin, dsb. Biasanya
berisi edukasi, pengetahuan seputar pekerjaan, bisa juga alternatif
penyelesaian masalah yang sering terjadi. pedoman bersifat fleksibel, tidak
mengikat dan mengatur tetapi membimbing dengan kebebasan berinovasi.
Buku pedoman kerja berisikan
aturan-aturan yang harus dipatuhi pegawai.
BAB III – ANALISIS
Dalam menjalan suatu perusahaan, tata
kerja, prosedur kerja, dan pedoman kerja akan sangat diperlukan. Hal-hal
tersebut akan membuat pekerjakan yang harus dilakukan lebih terkendali. Dengan adanya
tata kerja, pegawai akan mengatahui langkah-langkah apa saja yang harus
ditempuh untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Prosedur kerja dibutuhkan untuk
mengendalikan pegawai agar bekerja berdasarkan step yang telah ditentukan. Dengan
mematuhi pedoman kerja, pegawai akan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh
dilakukan. Jika tata kerja, prosedur kerja, dan pedoman kerja dibuat dengan
baik, dan saling berhubungan, maka suatu perusahaan yang terorganisir akan
terbentuk.
BAB IV – REFERENSI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar