Sabtu, 02 Januari 2016

Manajemen Kantor dan Informasi

BAB I - PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
      Sumber daya dan aktivitas yang berkaitan dengan perusahaan merupakan suatu faktor pembentuk perusahaan yang tentunya harus dijaga dengan sebaik mungkin. Untuk menjaga kedua faktor tersebut, diperlukan suatu sistem yang dianggap baik bagi perusahaan. Sistem terusebut adalah sistem pengendalian dan pengawasan, yang termasuk ke dalam fungsi manajemen.
        Manajemen dianggap baik untuk mengelola sumber daya (manusia, asset, dan informasi) dan aktivitas perusahaan yang nantinya akan membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya. Dengan alasan itulah, manajemen kantor dan informasi sangat diperlukan perusahaan.
I.2 Rumusan Masalah
1.  Apa itu tata kerja, prosedur kerja, dan pedoman kerja?
2.  Bagaimana cara menyusun buku pedoman kerja?
3.  Apa manfaat ditetapkannya tata kerja, prosedur kerja, dan buku pedoman kerja?
I.3 Tujuan Penulisan
Makalah ini dibuat dengan tujuan:
1.  Untuk memberikan informasi seputar manajemen kantor dan informasi.
2.  Untuk memenuhi tugas softskill pengantar bisnis yang diberikan Universitas Gunadarma.

BAB II – TEORI
Pengertian manajemen menurut George.R.Terry yang mengatakan bahwa pengertian manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan organisasional maksud yang nyata.
 Tata kerja adalah langkah-langkah atau cara menyelesaikan suatu pekerjaan se-efisien mungkin dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti: tujuan kerja, fasilitas, tenaga kerja, waktu kerja, dan lain-lain yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut.
Prosedur kerja adalah rangkaian tata pelaksanaan kerja yang di atur secara berurutan, sehingga terbentuk urutan kerja secara bertahap dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
Pedoman kerja artinya sebuah panduan yang dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan yang berisikan pelaksanaan dalam bekerja di perusahaan itu. Mulai dari jam masuk kerja, jam istirahat, hari libur, pemberian cuti, pemberian ijin, dsb. Biasanya berisi edukasi, pengetahuan seputar pekerjaan, bisa juga alternatif penyelesaian masalah yang sering terjadi. pedoman bersifat fleksibel, tidak mengikat dan mengatur tetapi membimbing dengan kebebasan berinovasi. 
Buku pedoman kerja berisikan aturan-aturan yang harus dipatuhi pegawai.

BAB III – ANALISIS
Dalam menjalan suatu perusahaan, tata kerja, prosedur kerja, dan pedoman kerja akan sangat diperlukan. Hal-hal tersebut akan membuat pekerjakan yang harus dilakukan lebih terkendali. Dengan adanya tata kerja, pegawai akan mengatahui langkah-langkah apa saja yang harus ditempuh untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Prosedur kerja dibutuhkan untuk mengendalikan pegawai agar bekerja berdasarkan step yang telah ditentukan. Dengan mematuhi pedoman kerja, pegawai akan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Jika tata kerja, prosedur kerja, dan pedoman kerja dibuat dengan baik, dan saling berhubungan, maka suatu perusahaan yang terorganisir akan terbentuk.

BAB IV – REFERENSI


                                                                             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar